Jakarta, kitawisata.id - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) membantah informasi yang beredar di media sosial mengenai kabar perusahaan akan diakuisisi oleh pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau yang dikenal sebagai Haji Isam.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menyatakan informasi mengenai adanya rencana aksi korporasi tertentu terhadap BCA tersebut tidak benar. Pernyataan itu disampaikan BCA melalui keterangan kepada media pada Jumat, 25 September 2026.
BCA juga mengimbau nasabah dan masyarakat agar memperoleh informasi mengenai perusahaan melalui sumber resmi serta media yang kredibel. Perseroan menegaskan kegiatan operasionalnya dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, integritas, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Isu mengenai akuisisi BCA sebelumnya ramai beredar melalui sejumlah unggahan di media sosial. Sejumlah unggahan mengaitkan nama Haji Isam dengan rencana pengambilalihan saham BCA. Namun, berdasarkan konfirmasi yang disampaikan pihak BCA, kabar tersebut tidak benar.
Hingga bantahan tersebut disampaikan, tidak ada informasi resmi dari BCA yang mengonfirmasi adanya rencana akuisisi perusahaan oleh Haji Isam. Karena itu, informasi yang berasal dari media sosial tanpa konfirmasi perusahaan sebaiknya tidak diperlakukan sebagai fakta.
Masyarakat juga dapat memeriksa informasi korporasi BCA melalui situs resmi perusahaan serta kanal komunikasi resmi BCA.
Catatan sumber: ANTARA, Bisnis.com, Katadata, detikFinance, serta keterangan Corporate Communication BCA tertanggal 25 September 2026.